Jangan Sepelekan Nyeri Datang Bulan

http://catrindo.blogspot.com/2014/07/jangan-sepelekan-nyeri-datang-bulan.html
Tidak sedikit perempuan menganggap nyeri haid adalah hal yang biasa. Apalagi lingkungan sekitar pun menganggap hal yang sama pula. Hingga pada akhirnya, rasa nyeri itu terus dirasakan hampir setiap bulan sepanjang terjadinya masa haid. Rasa nyeri tak tertahankan setiap kali menstruasi datang, jangan lagi disepelekan. Bisa-bisa endometriosis penyebabnya.
Rasa sakit yang ditimbulkan saat haid biasanya berkaitan dengan kontraksi otot rahim untuk meluruhkan lapisan dinding rahim. Kadar sakitnya berbeda-beda, ada yang tidak terasa sama sekali, tapi ada juga yang sampai pingsan menahan sakit. 

Nyeri haid merupakan salah satu gejala khas endometriosis, yaitu suatu keadaan di mana endometrium, selaput yang melapisi bagian dalam rahim, terdapat di luar rongga rahim.
"Saat perempuan memasuki masa haid, sejumlah darah haid yang seharusnya mengalir keluar ada yang berbalik masuk, melalui saluran telur ke dalam rongga panggul dan selaput rongga perut. Sehingga lama kelamaan bisa mengendap dan menimbulkan nyeri endometriosis," ujar Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK.
Hingga kini, penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun para ahli menyatakan proses pertumbuhan endometrium disebabkan oleh faktor hormone estrogen. Endometriosis yang tidak diobati bisa merusak alat-alat reproduksi hingga menyulitkan untuk hamil. Langkah terbaik untuk mencegahnya adalah dengan memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan setiap ada keluhan yang menunjukan adanya endometriosis.
“Endometriosis sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup perempuan. Jika tidak ditanggulangi secara benar, akan menimbulkan dampak serius baik mental maupun fisik, karena bisa menyebabkan sulit mendapatkan keturunan,” lanjutnya.
Gejala yang paling jelas pada perempuan yang mengidap kelainan ini adalah merasakan nyeri hebat di sekitar panggul, bawah perut dan punggung pada saat sebelum dan saat haid hari pertama. Pada beberapa perempuan, nyeri justru dirasakan saat masa haid selesai. Keluhan itu akan terasa lebih sakit pada saat beraktivitas seperti berjalan dan berdiri terlalu lama.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, dr. Inge mengatakan bahwa kelainan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain karena lemahnya sistem kekebalan tubuh, hormon estrogen yang terlalu tinggi, faktor keturunan, pola hidup tak sehat dan terkontaminasi polusi baik melalui udara maupun makanan yang ternyata mengandung logam berat.
"Umumnya penyebab dari kelainan ini karena sistem kekebalan tubuh yang lemah yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Penyakit ini justru lebih sering menyerang perempuan perkotaan," ujarnya.
Untuk mengetahui apakah ada endometriosis atau tidak, bisa dikonsultasikan ke dokter yang akan melakukan pemeriksaan melalui USG, MRI, ronsen dan bisa juga uji lab. Jika sudah ketahuan mengalami endometriosis, dokter akan melakukan pengobatan, tergantung tingkat keparahan atau stadium.
Tatalaksana dalam menangani endometriosis, yaitu dengan manajemen nyeri, menggunakan antinyeri, antistreroid, golongan hormon serta golongan enzim dengan prinsip pengobatan membuat menopause atau kehamilan palsu.
Dalam keadaan nyeri tidak tertolong karena adanya kista, pengobatan dapat dikombinasikan dengan tindakan laparaskopi atau laparoktomi (pembedahan). Selanjutnya menajemen infertilitas dengan melakukan operasi. Endometriosis juga akan mengganggu menempelnya janin ke rahim, gerak sperma, pematangan sel telur, menyumbat saluran telur serta mengubah struktur organ genital.
Tag : Sehat
0 Komentar untuk "Jangan Sepelekan Nyeri Datang Bulan"

Back To Top