Bijak Gunakan Suplemen

http://catrindo.blogspot.com/2014/07/bijak-gunakan-suplemen.html
Minum vitamin bisa dilakukan saat sedang sakit atau untuk menjaga agar tubuh tetap sehat. Suplemen umumnya berisi berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh. Jangan salah mengartikan pentingnya mengonsumsi suplemen atau vitamin, jika berlebihan dampaknya akan terkena batu ginjal. 
 

Walaupun mengandung vitamin, bukan berarti lebih banyak mengonsumsi suplemen berarti semakin baik. Ada aturan pakai yang sebaiknya dipatuhi agar kesehatan bisa terjaga. Bahaya mengonsumsi suplemen yang berlebihan justru bisa membuat kualitas kesehatan menurun. 


Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Ekowati Rahajeng, SKM, M.Kes, “Mengonsumsi terlalu banyak suplemen akan menambah berat kerja ginjal, karena seluruh bahan-bahan yang kita konsumsi akan disaring di ginjal. Jika kerja ginjal terlalu berat pasti berisiko membuat ginjal lebih cepat rusak.” 

Begitu banyak risiko yang disebabkan jika kita mengonsumsi suplemen secara berlebihan. Seperti jika kita mengonsumsi suplemen vitamin yang berlebihan akan menyebabkan terbentuknya batu di ginjal atau rasa perih di lambung yang dapat menyebabkan diare.


Atau mengonsumsi terlalu banyak vitamin A untuk membantu menjaga kesehatan mata, justru akan mengganggu kesehatan hati dan dicurigai dapat menyebabkan kerapuhan tulang. 


Seperti yang kita ketahui, mengonsumsi zat besi dalam jumlah cukup dapat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dalam darah. Namun mengonsumsi suplemen dengan kandungan zat besi pun perlu diperhatikan secara khusus bagi seseorang yang mengalami hepatitis akut atau hemokromatosis. Bahaya mengonsumsi suplemen yang berlebihan lebih tinggi pada pasien dengan gangguan kesehatan tersebut.

Kapan Butuh Minum Suplemen ?

Suplemen makanan tidak ubahnya dengan produk-produk makanan olahan dalam kemasan yang juga banyak beredar. Dalam pembuatannya, sistem pengolahan dengan penekanan serta suhu tinggi dikerjakan supaya produk dapat dikemas dengan praktis. Sistem sejenis ini sudah pasti dapat menghilangkan beragam nutrisi dan gizi yang ada dalam bahan baku alaminya. 

Nutrisi merupakan salah satu faktor penting bagi tubuh yang sehat. Namun terkadang mencukupi kebutuhan nutrisi dari makanan saja tidak cukup, sehingga sebagian orang pun memilih mengonsumsi suplemen. 

Hanya saja, penelitian menunjukkan, suplemen tidak selamanya baik untuk dikonsumsi. Bahkan banyak orang yang mengonsumsi suplemen sebagai bentuk dari tindakan berlebihan yang sebenarnya tidak mereka perlukan. 

"Agar tidak salah mengonsumsi suplemen, kita perlu mengetahui tanda-tanda tubuh memerlukannya. Dan ada pula saat-saat tertentu tubuh paling membutuhkan suplemen," ungkapnya. 

Dijelaskan lebih lanjut, tubuh membutuhkan suplemen apalabila sedang mengalami kelelahan karena bekerja atau beraktivitas terlalu keras dan kurang istirahat. Pada masa-masa ini, umumnya sistem imun seseorang sedang menurun kekuatannya sehingga mudah sakit, sementara suplemen akan membantu tubuh untuk lebih berenergi dan memperkuat sistem imun tersebut. 

Suplemen yang dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi orang yang sedang lelah biasanya berupa multivitamin dan mineral yang dapat membantu mengembalikan fungsi sel-sel tubuh sehingga meringankan kelelahan. 

Yang patut diingat adalah suplemen hanya sebagai makanan tambahan yang tidak dapat ditukar atau diganti sebagai makanan sehari-hari. Begitupun jika dibandingkan dengan makanan alami, layaknya buah-buah atau sayuran yang kandungan nutrisinya lebih lengkap serta kompleks sudah pasti lebih dapat mencukupi keperluan tubuh dibanding suplemen.

Para ahli medis ataupun pakar gizi kerap merekomendasikan agar kita selalu mewaspadai bahaya suplemen makanan dan lebih bijak saat mengonsumsi nutrisi suplemen. Kita yang berumur di bawah 40 atau 50 tahun dianjurkan untuk mengonsumsi makanan alami daripada suplemen makanan. Berbeda pada orang-orang berusia lanjut, suplemen lebih dianjurkan.
Tag : Sehat
0 Komentar untuk "Bijak Gunakan Suplemen"

Back To Top